Bulukumba, -Jasinfo.id – Rumah panggung yang dihuni seorang kakek di Dusun Bilangporoa, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba dilalap api pada hari Kamis (29/8/2024).
Kakek tersebut, Maling (85), hidup sendiri dan baru kembali sekitar lima tahun lalu dari perantauan di negeri jiran. Semua anaknya tinggal di Malaysia, dan sejak istrinya meninggal, ia meminta kepada anak-anaknya untuk kembali ke kampung halaman di Bontotiro. Selama ini, kebutuhan pangan dan lainnya biasanya diperoleh dari tetangga dan kerabatnya.
Menurut Kakek Maling, ia terbangun sekitar pukul 12 malam dan melihat api sudah membakar pakaiannya. “Saat itu saya sudah tidur, sempat memasang obat nyamuk bakar. Kemungkinan pakaian yang tergantung jatuh menimpa obat nyamuknya sehingga pakaian terbakar. Saya langsung keluar menyelamatkan diri,” katanya.
Semua isi rumah terbakar, hanya pakaian yang dikenakannya saat itu yang tersisa sebagai pelindung tidur.
Hari ini, Jumat (30/8/2024), tim Baznas tanggap bencana, setelah mendapat laporan dari tim Damkar, menyambangi Kakek Maling untuk memberikan bantuan keperluan mendesak dan melakukan assessment mendalam.
Kakek Maling terlihat terharu menerima bantuan ini, mengungkapkan rasa terima kasihnya, karena menurutnya baru tim Baznas yang membawakan bantuan.


















