Bulukumba, -Jasinfo.id – Kegiatan Temu Bakti dan Karya PMR tingkat Madya Wira Se wilayah V yang diselenggarakan oleh Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit 103 STAI Al Gazali Bulukumba yang bertempat di desa Bontomacinna kecamatan gantarang yang telah berlangsung hingga tanggal 27 oktober mendatang.
Selain kegiatan lomba inti kepalangmerahan ,ada lomba tambahan yang merupakan identitas kampus algazali yakni lomba dai remaja.
Menurut ketua pelaksana, Alif imran Saat ditemui menjelaskan kenapa diacara tembikar ini diadakan lomba dai remaja karena KSR PMI unit 103 ini dibawah naungan Al-Gazali, dan Al-Gazali itu merupakan perguruan tinggi agama islam yang ada di Bulukumba.
“Kenapa ada lomba dai karena melekat memang yang namanya penceramah di kampus kami yaitu Da’i, jadi tidak bisaki memang pisahkan dari islami karena kita dibawah kampus islami”,jelasnya.
Sementar itu salah seorang evaluator dai remaja ,ust uswah mengatakan lomba ini merupakan warna baru yang diberikan oleh KSR, Palang Merah Indonesia ini merupakan organisasi yang notabanenya bergerak dibidang kesehatan dan kemanusiaan .
“Nah adanya kegiatan dai ini maka memberikan warna baru yang membuat palang merah ini lebih kompleks dan membuat palang merah ini lebih lengkap, karena buat apa tema kemanusiaan kalau terkadang tidak bisa mengaitkannya dengan agama, nabi mengatakan sebaik-baik manusia adalah yang menolong sesamanya manusia, maka ini sangat tepat diadakan dikegiatan tembikar ini” katanya.
” tadi saya juga melihat banyaknya talenta-talenta muda ustadz-ustadz muda dibidang kemanusiaan dari kalangan palang merah mereka sangat menguasai naskah-naskah ceramah yang mereka sampaikan,
semoga kegiatan ini terus diadakan semoga lomba da’i dai’yah ini tidak hilang di setiap kegiatan-kegiatan yang di adakan oleh palang merah utamanya KSR” tambahnya.
Salah seorang peserta dai remaja , Farah andifa
Sangat mengapresiasi adanya lomba ini karena kami anggota PMR di Sekolah,selain untuk disiapkan menjadi relawan kemanusiaan ,kami juga dilatih untuk jadi pendakwah.
“Semoga lomba dai ini bisa ada terus setiap lomba kepalangmerahan”,harapnya.
Seperti diketahui bahwa Tembikar 2024 telah dibuka oleh asisten II Pemerintah Daerah kabupaten Bulukumba pada hari rabu lalu, dan dihadiri sekitar 19 kontingen dari wira, 11 dari kontingen madya yang berasal dari wilayah V yakni Bantaeng Bulukumba dan sinjai.


















