LUWU,- Jasinfo.id – Gerakan Koalisi LSM-Pers Luwu Bersatu menyoroti dugaan Penimbunan BBM jenis Solar oleh kelompok pelangsir dari beberapa anak Perusahaan (Perseroan Terbatas/PT) yang terdaftar di Perusahaan Tambang Emas maupun Nikel dalam wilayah Luwu Raya maupun di wilayah Sulawesi tengah.
Dengan bukti penimbunan BBM jenis Solar berupa Video dan Foto, penanggung jawab Koalisi LSM-Pers Luwu Bersatu, Abdul Samad menyampaikan bahwa kelompok pelangsir atau penimbun solar subsidi tidak akan tumbuh subur kalau pihak SPBU tidak memberikan ruang untuk mengisi solar dengan imbalan Rp.10.000 hingga Rp.15.000 per liter dibayar oleh pihak penimbun kepada pihak SPBU melalui operator SPBU,
“Ini sudah pelanggaran yang dilakukan oleh pihak SPBU ikut serta atau membiarkan proses penimbunan solar subsidi oleh pelangsir yang akan dijual ke pihak perusahaan tambang yang ada di Luwu Raya bahkan perusahaan tambang di Sulawesi tengah dengan harga lebih tinggi dari harga subsidi”, ungkap Abdul Samad.
Inikan sudah merugikan masyarakat dalam hal kelangkaan BBM dan menguntungkan pihak penimbun maupun pihak SPBU yang ikut serta dalam proses penimbunan setiap hari (1 kali 24 jam) dengan cara pengisian 2 jerigen 40 liter dengan cara bergantian terus menerus. Lanjut Samad.
Dilain waktu dan tempat, melalui via telepon, salah satu pihak pengelola SPBU di kecamatan Larompong saat di konfirmasi memberikan 4 poin alasan yaitu ;
1.yang menggunakan jerigen 20 liter itu adalah petani yang memiliki barcode dari dinas terkait.
2. Begitu juga yang mengisi solar menggunakan roda empat mereka juga memiliki barcode.
3.Persoalan mereka salah gunakan itu bukan kewenangan kami, kami hanya melayani dan menyalurkan BBM sesuai kuota yang dimiliki masyarakat.Dan
4 : oleh pihak SPBU Larompong mengatakan bahwa yang salah kalau kami menyalurkan BBM bagi masyarakat tertentu yang tidak memiliki barcode, yang artinya SPBU dipertanyakan sistem administrasinya dalam penyaluran BBM.
Namun para pimpinan maupun ketua yang ada dalam koalisi LSM-Pers sepakat akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat maupun teman-teman media lokal yang telah memegang bukti Penimbunan BBM bentuk solar untuk perusahaan tambang di Luwu Raya. (*/red)


















