Bulukumba, 3 Agustus 2025 – Jasinfo.id – Festival Tari Kreasi Mahasiswa Indonesia (Festasi) VI se-Sulawesi Selatan dan Barat resmi dibuka hari ini di Kabupaten Bulukumba. Acara yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Rebba Sipatokkong Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Bulukumba ini akan berlangsung hingga 9 Agustus 2025.
Pembukaan acara berlangsung meriah, diawali dengan karnaval budaya yang melibatkan seluruh peserta dari 13 kampus di Sulselbar. Mereka menampilkan ragam kostum dan budaya lokal saat berjalan mengelilingi ikon-ikon kota Bulukumba.
Ketua UKM Seni Rebba Sipatokkong, Mansur, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak hingga Festasi VI dapat terselenggara. Ia juga menyambut hangat kehadiran para peserta.

“Kegiatan ini diikuti oleh 13 kampus se-Sulselbar. Kami ucapkan selamat datang di Butta Panrita Lopi,” ungkap Mansur.
Ketua STAI Al-Gazali, Dr. Irmansyah, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan seni yang digagas mahasiswa. Ia menekankan bahwa lulusan STAI Al-Gazali tidak hanya berkiprah sebagai pendidik, tapi juga aktif di berbagai bidang, termasuk seni dan budaya.
“Teruslah berkolaborasi dalam kegiatan seni. Anak seni itu jangan hanya dilihat dari penampilannya, tapi dari kreativitasnya,” tegas Irmansyah.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan STAI Al-Gazali, KH. H. Tjamiruddin, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya Festasi VI. Menurutnya, ini merupakan pertama kalinya UKM seni STAI Al-Gazali mengadakan kegiatan sebesar ini di tingkat Sulselbar.
“Kami sangat mendukung mahasiswa dalam berkegiatan, khususnya yang bersifat kreatif dan budaya,” ucapnya.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf. Dalam sambutannya, ia mengenang masa mudanya saat menjadi penari dalam program pertukaran pelajar, sekaligus mengapresiasi pelestarian seni melalui Festasi VI.
“Kegiatan ini bukan hanya kebanggaan STAI Al-Gazali, tapi juga kebanggaan Kabupaten Bulukumba,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata daerah.

“Saya sangat respek terhadap kegiatan ini. Pekerja seni punya peran penting dalam mengenalkan budaya dan menginovasikan tari tradisional menjadi lebih modern seperti yang akan ditampilkan dalam Festasi ini,” tutupnya.
Sebagai simbol pembukaan, pemukulan gong dilakukan oleh Wakil Bupati Bulukumba didampingi Ketua Yayasan dan Ketua STAI Al-Gazali.
Festasi VI diharapkan menjadi wadah pengembangan kreativitas mahasiswa sekaligus memperkuat persatuan dan pelestarian budaya lokal di wilayah Sulselbar.


















