Gowa -Jasinfo.id- Rapat keluarga besar keturunan Kerajaan Bajeng di Balla Lompoa Bajeng Limbung membahas ada pihak yang ingin membuat lembaga adat kerajaan Bajeng. Sabtu (9/12/2023).
Serta tidak melibatkan keluarga dari keturunan Kerajaan Bajeng yang sebenarnya dianggap keluarga besar adalah pembelokan sejarah dan mengcaplok nama kerajaan Bajeng itu sendiri. Tanpa ada kordinasi oleh pihak keluarga dan yayasan Balla Lompoa.
Dalam wawancara ketua kerukunan Ir. Bahriar Dg Sawi mengatakan “Sesuai rapat dengan pengurus serta Anggota memutuskan menolak keras pengukuhan pengurus lembaga adat kerajaan Bajeng”.
” Serta menolak keras penobatan Drs. Abdul Kahar pattola Karaeng siala sebagai Karaeng Loe Ribajeng ke – XIX” Tambahnya
” Kami sudah buat surat yang di tembuskan ke balai pelestarian cagar budaya provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Tripika kecamatan Bajeng di limbung


















