Bulukumba, -Jasinfo.id – Yayasan Lembaga Mitra Ibu dan Anak (LemINA) berkerja sama dengan Dinas Pendidikan Kab. Bulukumba, atas dukungan dari UNICEF, dengan bangga akan mempersembahkan kegiatan “Launching Pengembalian Anak Tidak Sekolah melalui pendekatan keluarga dan Gelar Aksi Remaja” yang akan berlangsung pada tanggal 11 September 2024 di Hotel Agri, Bulukumba. Acara ini merupakan bagian dari Program Remaja Perempuan Terintegrasi, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan remaja perempuan, terutama yang berasal dari kelompok rentan, melalui pendekatan holistik yang melibatkan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak.
Salah satu tujuan Program Remaja Perempuan Terintegrasi adalah mengembalikan ATS ke dalam sistem pendidikan formal maupun non-formal, melalui berbagai bentuk dukungan seperti bimbingan belajar, pelatihan keterampilan, dan penguatan motivasi belajar, Program ini juga fokus pada kesehatan remaja perempuan, termasuk Manejemen Kesehatan Menstruasi (MKM) hingga kesehatan mental. Selain Itu, Program ini mempromosikan lingkungan yang aman bagi remaja perempuan dengan mengedukasi komunitas tentang hak-hak anak, mengurangi risiko kekerasan berbasis gender, dan mendorong kebijakan yang melindungi remaja perempuan dari kekerasan dan eksploitasi.
Acara Launching dan Gelar Aksi Remaja ini dirancang untuk memberikan ruang bagi para remaja, terutama ATS, untuk mengekspresikan kreativitas, aspirasi, dan kontribusi mereka dalam berbagai bidang. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan hasil-hasil positif dari program yang telah berjalan, serta menginspirasi lebih banyak remaja dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan anak-anak dan remaja.
Beberapa kegiatan akan dilaksanakan pada kegiatan Ini termasuk kegiatan presentasi dari hasil pembelajaran modul pemberdayaan yang diwakili oleh remaja PKBM Nadya, Afsana, Mattiro Baji, dan Bukit Tinggi, juga akan ada talkshow bertema “Remaja Kuat, Remaja Ber-Aksi!” bersama siswa pesantren dan madrasah yang diwakili oleh siswa dari pesantren Nurul Falah, pesantren Babul Khaer, MAN 2 Bulukumba, dan MTSN 6 Bulukumba. Di samping itu, di kegiatan ini tersedia pameran produk UMKM PKBM dan hasil karya hingga pentas seni dan budaya oleh para remaja sebagai bentuk ekspresi dan penghargaan terhadap kebudayaan lokal.
Kegiatan ini rencananya akan dibuka Oleh Bupati Bulukumba serta dihadiri dari Pihak UNICEF, Beberapa OPD/Lembaga Instansi yang terlibat selama program,penerima manfaat dari Pesantren Nurul Falah dan Babul Khaer, Peserta Madrasah dari MAN 2 Bulukumba dan MTsN 6 Bulukumba, 28 PKBM & SKB di Bulukumba, serta perwakilan dari Desa Binaan Desa Dampang dan Desa Darubiah dengan rencana total peserta sekitar 250 orang
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja, khususnya mereka yang rentan dan membutuhkan perhatian lebih. Launching Pengembalian Anak Tidak Sekolah dan Gelar Aksi Remaja juga menjadi bagian dari upaya untuk mempromosikan kesadaran tentang pentingnya pendidikan inklusif dan perlindungan anak di Bulukumba.
















