Samarinda, -Jasinfo.id- Seksi P2PM Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Menggelar Kegiatan Rapat Koordinasikan Zoonosis One Health pada hari Selasa – Rabu, 13-14 Agustus 2024 di Hotel Jatra Kota Balikpapan.

Kegiatan ini di buka melalui Zoom Meeating oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur ” dr.H.Jaya Mualimin” dalam sambutannya mengatakan Bahwa Zoonosis Merupakan Penyakit Atau Infeksi yang disebabkan oleh semua tipe agen penyakit (Bakteri, Parasit, Jamur, Virus dan Agen penyakit Lainnya ) ditularkan dari hewan kemanusia atau sebaliknya. Dan One Health dipandang perlu untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dari sektor kesehatan masyarakat, kesehatan hewan dan Satwa liar terutama dalam melakukan komunikasi koordinasi dan kolaborasi dilapangan untuk penanggulangan zoonosis.
Disisi lain Kepala Bidang P2 sekaligus Plt sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur ” Setyo Budi Basuki, SKM,M.Kes menambahkan bahwa melalui pertemuan ini saya sangat berharap adanya Rakor Zoonosis One Health bagi pengelola program,lintas program ,dan lintas sektor terkait bisa meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam pencapaian target program layanan dan Tatalaksana program yang standar dan terarah untuk eliminasi Zoonosis ( penyakit prioritas Rabies dan Leptospirosis) di Provinsi Kalimantan Timur di tahun 2030 ,selain itu Rakor juga ini akan membahas tidak hanya penyakit Rabies dan Leptospirosis namun juga terkait Tatalaksana kasus penyakit gigitan Hewan berbisa.
Dalam kegiatan ini narasumber yang hadir dari Tim Kerja Zoonosis Kementerian Kesehatan RI, Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Prov Kaltim, Balai Konservasi Sumberdaya alam (BKSDA) , Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas 1 Samarinda, seksi survailans dan imunisasi Dinkes Prov serta juga hadir melalui Zoom Meeating ibu DR.dr.Tri Maharani Ahli Toxin Dari BKPK Kemenkes RI dan BPJS Kesehatan Samarinda. Kemudian peserta nya sebanyak 71 orang berasal dari Dinkes Kab/kota , DPKH Kab/Kota, BPBD Kab/Kota, BKSD kab/kota , Perwakilan Rabies Center Kasus GHPR Tertinggi Kaltim dan BKK.
Kesimpulan dari kegiatan ini , panitia dan peserta bersepakat meningkatkan komitmen dan kolaborasi semua lintas sektor terkait one health dalam perencanaan dan penganggaran pencegahan dan pengendalian zoonosis baik ditingkat provinsi maupun kabupaten kota melalui Rapat Koordinasi / Pembentukan Tim Koordinasi kemudian meningkatkan KIE kepada masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan zoonosis serta Survailans terpadu diseluruh wilayah provinsi Kalimantan Timur. (Ahf)


















