BALIKPAPAN,-JASINFO.Id- Seksi P2PM Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dan Global Fund (GF) Komponen TB melaksanakan Kegiatan Pertemuan Monev Pelaksanaan Laboratorium TCM dan Mikroskopis pada hari Selasa-Kamis, 26-28 Maret 2024 di Hotel Blue Sky Kota Balikpapan.
Kegiatan ini di ikuti oleh 68 Peserta yang terdiri dari puskesmas dan RS pelaksana pemeriksa mikroskopis dan TCM TBC serta dinkes kab/ kota Dan kegiatan ini di buka langsung oleh kepala dinas kesehatan provinsi kaltim “Dr.dr.Jaya Mualimin” melalui Zoom Meeting.
Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan evaluasi jejaring Rujukan Laboratorium TBC di Kab/kota, melakukan evaluasi pelaksanaan uji silang Laboratorium pemeriksaan TBC dan meningkatkan mutu dan kualitas kegiatan Laboratorium serta capaian indikator program TBC.
Setyo Budi Basuki Selaku Kepala Bidang P2P Mengatakan bahwa jumlah Alat Test Cepat Molekuler (TCM) di Provinsi Kaltim masih terbatas dan baru tersedia 32 alat di Fasyankes Pemerintah, dan Provinsi Kaltim telah mengembangkan mekanisme jejaring Rujukan Laboratorium/Sampel untuk dapat mengakomodir pemeriksaan yang dilakukan oleh Fasyankes yang ada di seluruh wilayah Kab/Kota .kemudian Utilisasi alat TCM pada Tahun 2023 mencapai 61 % dimana kepesertaan Fasyankes dalam mengakses TCM belum mencapai 50 %.
Disisi lain dr.Ivan Hariyadi selaku Kepala Seksi P2PM mengatakan bahwa Monitoring dan evaluasi sangat penting dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mengukur kinerja Fasyankes pelaksana pemeriksaan TBC sebagai upaya perbaikan perbaikan dan meningkatkan mutu pemeriksaan guna pencapaian indikator utama program TBC.
Adapun Narasumber/Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari Subdit TBC Kemenkes RI/BBLK Surabaya dan Teknisi TCM Medques. (*Ahf)


















