banner 728x250

banner 728x250
Berita  

Warga Kota Palopo Kembali Geger, Setelah di Temukannya Mayat Seorang Pria Tersangkut di Atas Pohon Langsat.

Mayat Korban Tersangkut di Pohon Langsat.

banner 120x600
banner 468x60

KOTA PALOPO, JASINFO.id,
– Warga Kota Palopo kembali geger. Tewasnya seorang pria atas nama Andika Muntaha warga Kel. Latuppa Kec. Mungkajang Kota Palapo jadi pemicu. Diduga, pria yang diidentifikasi bernama Andika Muntaha 46 tahun, tewas setelah jatuh dari pohon langsat.

Peristiwa menghebohkan itu terjadi pada hari Rabu tanggal 22/3/2023 pukul 11.30 Wita.
Korban ditemukan pertama kali oleh Masri B, Umur 51 Tahun selaku ketua RW 1 Kel. Latuppa yang merupakan pemilik kebun yang dijaga oleh korban.

banner 920x450

Masri menuturkan bahwa sekitar pukul 11.00 Wita menuju ke kebunnya untuk mencari dan mengumpulkan buah Durian yang jatuh. Sesampainya di kebun Bpk masri melihat 1 ikat buah Durian yang tersimpan rapih dipinggir jalan yang kemudian berinisiatif mencari korban dipondok kebun namun tidak menemukan keberadaan korban dan bapak masri lalu berteriak dan memanggil korban namun tidak ada jawaban.

Selanjutnya Masri mencari dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa / meninggal dunia dengan posisi tersangkut/terjepit di selah batang pohon langsat dengan jarak 2 meter dari permukaan tanah dan berjarak 20 Meter dari buah durian yang telah dipetik korban.

Dihadapkan dengan situasi tersebut, Masri kemudian memanggil warga dan menelpon bhabinkamtibmas Kel. Latuppa Aipda Johan Tonglo untuk dilakukan proses evakuasi.

Berdasarkan informasi dari keluarga Korban a.n. Sdri. Pennya, Umur 60 Tahun yang tinggal satu rumah dengan korban mengatakan bahwa korban meninggalkan rumah pada hari Selasa tanggal 21 Maret 2023 sekitar pukul 10.00 Wita menuju ke kebun yang dijaganya dengan tujuan memetik buah langsat dan durian sebagai oleh-oleh untuk diberikan kepada Kakaknya a.n. Sdri. Nurmi yang akan kembali ke Toraja pada hari Kamis tanggal 24 Maret 2023.

Setelah dilakukan identifikasi oleh Unit Iden Polres Palopo dan Tenaga Medis Puskesmas Mungkajang, diketahui bahwa korban mengalami patah tulang persedian tangan kanan, luka lecet dan lebam di bagian perut dan luka gigitan semut di sekujur tubuh dan korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 4 jam.

Pihak keluarga sepakat untuk tidak dilakukan autopsi yang mana saat ini mayat korban disemayamkan di rumah duka Jl. A. Achmad KM. 8 Latuppa Kec. Mungkajang Kota Palopo dan rencana akan dikebumikan pada hari Rabu tanggal 22 Maret 2023 setelah shalat azha. (JAS)

banner 728x90
banner 728x90
banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *