OPINI,-JASINFO.Id- Pendahuluan
Kemunculan berita al mubasyirat itu fenomena luar biasa di penghujung akhir zaman, ini bagaikan suatu bola salju yang akan mengelinding terus lalu membesar dan menerjang menggerus apa pun yang ada dihadapannya.
Mulanya sebongkah salju kecil nun jauh diatas ketinggian tebing di atas. Orang orang penasaran akan memanjatnya bersusah payah dan ingin melihat bongkah bola salju, memang kecil itu, tidak punya kekuatan. Proses perjalanan bola ini akan berjalan sampai di lembah, bola salju ini berubah menjadi badai gurun salju tidak dapat ditahan atau dibendung oleh siap pun yang dilalui karena ini peristiwa alam yang telah disuratkan dalam takdir kehidupan oleh sang Maha Kuasa.
Sebuah Mimpi
Hanya mimpi yang masih dapat dijadikan berhujjah atau teori tentang rasionalitas ilmiah untuk perkara kemarin dan masa depan dibandingkan dengan konsep telepati, firasat atau indigo karena dalam kondisi mimpi kesadaran ego dikunci dan objektifitas individu terbebaskan, tidak ada tendensi apapun yang unik kesadaran memori dalam hipocampus aktif sehingga bisa direcall atau diceritakan kembali saat bangun. Peredannya dengan telepati, indigo dan lainnya, ego masih aktif, sehingga dominasi subjektif kuat.
Mimpi Qasim adalah setitik cahaya ditengah hiruk-pikuk kesibukan dan keshirikan dunia, sayup terdengar, lirih tapi pasti akan menghebohkan dan telah sampai ditelinga dan mata dunia, orang-orang pemerhati mulai menyambutnya, bermula pemerhati mimpi dari Brunei, Indonesia dan Malaysia kemudian bertambah banyak ke belahan dunia menyebar ke Amerika, Afrika, Australia dan Eropa.
Menyebarkan Mimpi seperti Merangkak diatas hamparan Salju Kehiduoan
Muhammad Qasim lahir di Lahore, salah satu kota besar di Pakistan, yang indah dan menawan, suhu udara tidak terlalu dingin. (Saat penulis mengunjungi Lahore dibulan Februari 2022, suhu udara cukup hangat, tidak terlalu dingin dan cuaca sangat cerah).
Lahore juga menjadi kota kelahiran beberapa pemimpin, tokoh, agamawan lahir, Imran Khan, Nawaz Syarif dan Pujangga Islam dunia DR. Muhammad Iqbal (penyair).
Respon awal penyebaran mimpi
Pada tahun 2014, Lahore menjadi sangat istimewa karena pada tahun itu dan 2015 adalah awal kemunculan penyebaran mimpi bermula. Saat itu Tidak ada yang respon dan menyambut seruan ini, apatis dan pasif, dianggap bunga tidur dari seorang yang ingin terkenal, Lahore seperti biasa saja, mereka asik dengan kehidupan normal. Namun seiring berjalannya waktu berita cerita mimpi ini pelan dan pasti tersebar dan mengebohkan dunia. Selama 4 tahun pertama belum ada respon, lalu menginjak pada tahun ke-5 segelintir orang-orang dari Brunai, Indonesia dan Malaysia menyambut menyebarkan.Cerita mimpi luar bisa ini dipublikasikan melalui media sosial, karena dalam satu mimpinya ia diminta memanfaatkan teknologi digital dan media. Seakan saling berbagi cerita di dunia maya, dan berbagi cerita dari belahan dunia semuanya, ada cerita “the man dreamer”, banyak yang pernah bermimpi sosok Qasim, sehingga meninspirasi dunia entetain Hollywood memproduksi film “Dream Scenario” yang dibintangi Nicholas Cage (tokoh mirip Qasim), dan sebentar lagi tayang. “Comming Soon”
Mimpi Nubuwat Zaman
Bagi orang yang sedang mempelajari nubuwat akhir zaman menjadi rujukan alternatif dari beberapa rujukan lainnya yanh selama ini dipelajarinya. Orang-orang banyak yang mempelajari nya dan mulai tertarik dengan mimpi muhammad Qasim tersebut dan ingin mendengar langsung cerita mimpinya. Beberapa orang penuh semangat tekad untuk datang ke Pakistan. Mimpi dikaitkan dengan berita akhir zaman.
Peristiwa rentetan isi mimpi sangat relevan dengan pemimpin yang dijanjikan oleh Nabi SAW, sehingga banyak diantara orang-orang yang percaya terus mendukung dan menyebarkan mimpi tersebut, ada juga orang yang masih belum mempercayai karena belum atau tidak sesuai harapan dan pemahamannya. Ada orang yang telah datang dan berjumpa Qasim dan terus ikut menyebarkan mimpinya, ada pula tidak ikut menyebarkan karena tidak seperti yang dibayangkan, apalagi yang berekspektasi terlalu berlebihan dari pemahaman berita akhir zaman.
Penyampai Mimpi harus menjawab Tantangan
Memahami mimpi Qasim harus sempurna dan dapat menjawab beberapa pertanyaan sehingga tidak menyesatkan, Qasim selalu mengucapkan “la ilaha ilaa llah dan Muhammad Rasulullah”, ia mengaku orang biasa dan awam, ia tidak mengaku pemimpin Umat (imam al mahdi).
Tuduhan Mimpi boleh meninggalkan Shalat
Tuduhan keji tentang mimpi Qasim terkait bahwa Allah SWT membolehkan meninggalkan kewajiban shalat kepada Qasim itu adalah fitnah dan tuduhan. Ia sangat jujur dalam perkataan bahwa ia pernah meninggalkan kewajiban shalat agar mimpi-mimpi tidak hadir dalam tidurnya ( bertahun-tahun mimpi selalu hadir), tetapi justru Allah SWT dan Rasul tetap hadir dalam mimpinya, Allah dan Rasul membimbing dan memberi semangat untuk bisa menjalankan kewajibannya, Allah SWT memberikan ampunan dan rahmat-Nya.
Nasab keturunan Nabi
Qasim adalah keluarga Sayyid,, dalam satu wawancara dengan kami dan juga disampaikan lewat media sosial Qasim bicara bahwa pamannya selalu membawa lembaran- lembaran nasab dzuriat ketika ia masih kecil (paman beliau sudah wafat).
Catatan untuk penyampai mimpi
Jadilah penyampai yang baik, jujur dan memberi jalan, karena bisa jadi karena kesalahan kita menyampaikan justru masyarakat, umat akan tetutup jalan hidayah dalam menyakini berita-berita Mubasyirat. Allah sang pemberi petunjuk, dan kita berjanji untuk memudahkan petunjuk-Nya,
Siapa pun yang telah Allah SWT beri petunjuk maka tidak ada seorangpun dapat menghalangi petunjuk Nya.
Jadilah penyampai pesan mimpi sejati dengan ikhlas, buang nafsu-nafsu pribadi karena rahmat-Nya melebihi kemurkaanya, semoga nama-nama kita termasuk dalam daftar nama yang ditulis dengan tinta emas yang disampaikan Muhammad Qasim kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada Allah SWT.
Amin ya robb alamiin
Wallohu ‘alam bjssawab
Al fakir


















